Sejuta Kenangan tentangmu, Bandung
Karena
sebuah puisi harus hadir di hari jadimu
Maka
kugoreskan pena yang berasal dari cinta
Rindu pada hijau yang membuatku
terpukau
Rindu
pada bunga-bunga kertas yang bersikukuh tetap utuh meski kemarau semakin pias
Di
kota ini sejuta kenangan memberi arti pada labirin kehidupan
Di
kota ini kemesraan dan kerinduan menjadi satu kesatuan
Utuh
membalut hari mengisi ruang-ruang hati
Bandung dan segala kenangannya
Akan selalu menyisakan ruang
tersendiri di hati
Kota yang menjadi saksi bisu
akan keindahan dunia romantisme
Kamu akan selalu menjadi bagian dari memori indah ku
Takkan pernah habis
kata-kata untukmu
Semua yang aku katakan itu tulus dari hati
Bukan hanya sekedar gombalan belaka
Ataupun hanya rayuan semata
Kau seduh secangkir teh
dari guguran dedaunan hijau
Yang kunikmati harumnya
Seperti siang yang biasa
Kau dan aku bertukar senyum
Percakapan kita adalah
diam yang nyata
Sukma yang saling hampir menghampiri
Sebab tubuh selalu terkungkung ilusi
Dan kalimat hanyalah delusi juga halusinasi
Kisah romantisme yang terbentuk
di kota Bandung
Akan selalu merekat dalam
sanubari ku
Kota Indah begitu Pula dengan Memori
terindah di sepanjang hidupku
Comments
Post a Comment